KAYU MANIS (Cinnamomum burmannii)
Populasi dan Status Konservasi
Berdasarkan hasil inventarisasi terbaru, terdapat 1 pohon kayu manis yang berlokasi di area Open Space
Deskripsi Umum
Kayu manis (Cinnamomum burmannii) adalah pohon tropis penghasil rempah dari famili Lauraceae yang berasal dari Indonesia dan tersebar luas di Asia Tenggara, Tiongkok, hingga Australia. Kulit batangnya dipanen dan dimanfaatkan sebagai kayu manis yang umum digunakan di Indonesia. Bagian ini memiliki aroma khas karena mengandung minyak atsiri, sehingga banyak digunakan sebagai penyedap makanan, bahan minuman, pengawet alami, serta bahan aroma. Selain itu, kayu manis juga dimanfaatkan secara tradisional sebagai tanaman obat, sementara kayunya digunakan untuk bahan bangunan dan kayu bakar.
Di Indonesia, tanaman ini dikenal dengan berbagai nama daerah seperti keningar (Jawa), kiamis (Sunda), madang kulit manih (Minangkabau), dan modang siak-siak (Batak).
Dalam bahasa Inggris, kayu manis dikenal sebagai Indonesian cinnamon, Batavia cinnamon, atau Padang cassia.
Morfologi
Tanaman ini memiliki batang tegak dan berkayu keras berwarna cokelat keabu-abuan hingga cokelat tua, dengan kulit batang tipis, berlapis, dan beraroma kuat yang dimanfaatkan sebagai kayu manis. Tajuknya membulat hingga agak meruncing dengan percabangan cukup rapat. Daunnya tunggal, lonjong hingga elips, berujung meruncing, berpermukaan licin dan hijau mengilap, dengan tulang daun sejajar khas Lauraceae serta mengeluarkan aroma kayu manis saat diremas. Bunganya kecil, putih kekuningan, tersusun dalam malai di ketiak daun, bersifat biseksual dan tidak mencolok. Buah berbentuk bulat lonjong, hijau saat muda dan ungu kehitaman saat masak, masing-masing mengandung satu biji, dan jarang dimanfaatkan secara ekonomi (Idris & Mayura, 2019).
Kandungan Bahan Kimia dan Manfaat
Kulit batang: tanin, cinnamaldehyde, benzalde-hyde, cuminaldehyde, fenol, eugenol. Seluruh bagian tanaman: cinnamyl alcohol, coumarin, cinnamic acid, cinnamaldehyde, anthocyanin, minyak atsiri.
Pangan dan Industri
Kulit batang digunakan sebagai rempah kayu manis
Bahan penyedap makanan dan minuman
Bahan baku industri pangan, farmasi, dan kosmetik
Obat Tradisional
Digunakan sebagai antioksidan, antimikroba, dan antiinflamasi
Membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh
Lingkungan dan Sosial Ekonomi
Komoditas unggulan perkebunan rakyat
Tanaman agroforestri yang mendukung konservasi tanah
Memberikan kontribusi ekonomi bagi masyarakat pedesaan (Idris & Mayura, 2019)
Habitat
Kayu manis tumbuh optimal pada:
Wilayah tropis basah
Ketinggian 500–1.500 m dpl
Curah hujan tinggi dan merata
Tanah gembur, subur, dan berdrainase baik
Intensitas cahaya sedang hingga penuh
Tanaman ini relatif toleran terhadap naungan ringan dan umum dibudidayakan pada sistem kebun campuran (Idris & Mayura, 2019).


