KETAPANG KENCANA (Terminalia mantaly)
Populasi dan Status Konservasi
Berdasarkan hasil inventarisasi terbaru, terdapat 20 pohon ketapang kencana yang berlokasi di area Open Space
Status konservasi : Least Concern (2019)
Deskripsi Umum
Ketapang kencana (Terminalia mantaly) adalah tumbuhan berbentuk pohon dari famili Combretaceae yang berasal dari bioma beriklim tropis kering di Madagaskar. Spesies ini telah banyak diintroduksi ke berbagai wilayah tropis, termasuk Asia dan Indonesia, dan umum dimanfaatkan sebagai tanaman peneduh, penghias taman, serta penghijauan perkotaan. Ketapang kencana memiliki tajuk padat dengan percabangan bertingkat dan ranting menyebar, membentuk siluet menyerupai payung sehingga ideal untuk memberikan naungan.
Nama ilmiah Terminalia mantaly pertama kali dipublikasikan oleh botanis Joseph Marie Henry Alfred Perrier de la Bâthie pada tahun 1953.
Morfologi
Pohon ini tumbuh setinggi 10–20 m dengan batang utama tegak dan lurus, berkulit abu-abu pucat hingga keabu-abuan, halus dan agak berbintik. Percabangannya berkarang dan bertingkat, tumbuh horizontal sehingga membentuk tajuk berlapis yang khas. Daunnya tunggal, halus, berwarna hijau cerah saat muda, tersusun dalam roset terminal berjumlah 4–9 helai pada ranting pendek dan menebal, berukuran hingga ±7 cm dengan ujung membulat lebar, pangkal sangat meruncing, dan tepi bergelombang. Bunganya kecil berwarna hijau keputihan, tersusun dalam bulir tegak, tidak mencolok secara visual. Buah berbentuk oval kecil sekitar 1,5 cm, berbiji tunggal, dan tidak menonjol secara estetika (Orwa et al., 2009).
Manfaat
Pohon peneduh & penghijauan perkotaan: Karena tajuk lebar dan daun rimbun, Ketapang Kencana sangat cocok sebagai pohon peneduh di taman, trotoar, pinggir jalan, halaman rumah, atau area publik, membantu menurunkan suhu, memberi naungan dan suasana hijau.
Estetika & penghias lingkungan: Bentuk pohon yang dekoratif tajuk berlapis, daun rapi, silhouette “payung” membuatnya populer sebagai tanaman lanskap.
Potensi farmakologi / bioaktif: Berdasarkan penelitian terbaru, ekstrak dari batang Ketapang Kencana menunjukkan adanya metabolit sekunder seperti tanin, flavonoid, terpenoid, fenol, glikosida dll. Ekstrak etil asetat batang dilaporkan mengandung senyawa seperti stigmasterol, yang menunjukkan potensi aktivitas antibakteri.
Konservasi air & pengendalian limpasan: Dengan sistem perakaran dan tajuk lebar, pohon ini dapat membantu menyerap air hujan dan mengurangi limpasan, sehingga berkontribusi pada mitigasi banjir atau erosi di area urban/perumahan.
Habitat satwa & biodiversitas perkotaan: Struktur percabangan horizontal dan tajuk merata menjadikannya tempat bertengger yang nyaman bagi burung atau fauna kecil, berpotensi mendukung keanekaragaman hayati di lingkungan perkotaan.
Habitat
Asal: Spesies ini berasal dari Madagaskar.
Terminalia mantaly tumbuh baik pada:
Wilayah tropis hingga subtropis
Ketinggian menengah hingga tinggi
Kondisi cahaya matahari penuh
Tanah berdrainase baik
Tanaman ini bersifat evergreen di daerah dataran tinggi dan tahan terhadap kekeringan setelah mapan, serta tergolong cepat tumbuh pada lokasi yang sesuai (Orwa et al., 2009).

