Droensolobaru

MALAKA (Phyllanthus emblica L.)

Klasifikasi

Kingdom : Plantae

Subkingdom  : Tracheobionta

Divisi  : Streptophyta

Kelas : Equisetopsida

Subkelas : Magnoliidae

Ordo : Malphigiales

Famili : Phyllanthaceae

Genus    : Phyllanthus

Spesies Phyllanthus emblica L. 

Populasi dan Status Konservasi

Berdasarkan hasil inventarisasi terbaru, terdapat 1 pohon malaka yang berlokasi di area Open Space 

Malaka (Phyllanthus emblica), dikenal juga sebagai emblic atau Indian gooseberry, merupakan tumbuhan berbentuk pohon dari famili Phyllanthaceae yang berasal dari kawasan Asia tropis dan subtropis. 

Malaka tumbuh sebagai pohon kecil hingga sedang dengan tinggi sekitar 8–18 meter, batang berkayu dengan percabangan menyebar. Daunnya sederhana, berwarna hijau muda, tersusun rapat menyerupai daun majemuk menyirip. Bunganya kecil berwarna hijau kekuningan. Buah berbentuk bulat hampir sempurna, berwarna hijau kekuningan, permukaan licin, memiliki 6 alur vertikal, dengan rasa asam, pahit, dan sepat. Buah matang dipanen secara manual pada musim gugur 

Buah malaka kaya akan vitamin C, polifenol, flavonoid, tanin, dan senyawa bioaktif lainnya. Secara tradisional dan ilmiah, tanaman ini digunakan sebagai antioksidan, antiinflamasi, antikanker, antidiabetes, hepatoprotektor, imunomodulator, serta tonik kesehatan. Selain buah, daun, kulit batang, akar, dan biji juga dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional dan modern 

Malaka tumbuh baik di daerah tropis dan subtropis, terutama pada dataran rendah hingga menengah. Tanaman ini toleran terhadap berbagai jenis tanah, termasuk tanah kering dan berbatu, dengan kebutuhan cahaya matahari penuh. Malaka sering dijumpai di hutan terbuka, lahan pekarangan, kebun obat, serta kawasan agroforestri