PALEM BOTOL (Hyophorbe lagenicaulis)
Populasi dan Status Konservasi
Berdasarkan hasil inventarisasi terbaru, terdapat 2 pohon palem botol yang berlokasi di area Open Space
Status Konservasi : Critically Endangered under criteria D (1998)
Deskripsi Umum
Palem botol (Hyophorbe lagenicaulis) merupakan tumbuhan berbentuk pohon palem dari famili Arecaceae (suku pinang-pinangan) yang berasal dari bioma beriklim tropis basah di Pulau Mauritius.
Nama ilmiah Hyophorbe lagenicaulis pertama kali dipublikasikan oleh botanis Liberty Hyde Bailey pada tahun 1976.
Dalam bahasa Inggris, tanaman ini dikenal sebagai bottle palm.
Morfologi
Palem botol memiliki batang tunggal, menggembung pada bagian pangkal dan semakin ramping ke arah atas. Tinggi tanaman dewasa umumnya mencapai 6–10 m, dengan diameter batang paling lebar di bagian bawah. Seiring bertambahnya umur, batang menjadi lebih ramping. Daun bertipe majemuk menyirip (pinnate), melengkung anggun, dan tersusun membentuk tajuk di bagian pucuk batang. Dalam satu waktu, tanaman biasanya hanya memiliki 4–6 helai daun aktif. Daun muda sering berwarna kemerahan atau jingga, kemudian berubah menjadi hijau tua saat dewasa. Bunga muncul dari bawah crownshaft, tersusun dalam malai bercabang. Buah berbentuk oval kecil, berdiameter sekitar 2–2,5 cm, berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi jingga hingga hitam saat masak, serta menarik bagi satwa liar (Hyophorbe lagenicaulis; ABB India Limited)
Manfaat
Ornamental dan Lanskap
Palem botol dimanfaatkan hampir secara eksklusif sebagai tanaman hias dan tanaman spesimen di taman, hotel, kawasan permukiman, dan ruang terbuka hijau. Bentuk batang yang unik menjadikannya titik fokus visual dalam lanskap.
Ekologi
Buah palem botol dapat menjadi sumber pakan bagi burung dan satwa kecil di lingkungan sekitarnya. Selain itu, tanaman ini memberikan nilai ekologi sebagai bagian dari keanekaragaman hayati lanskap tropis.
Nilai Konservasi
Sebagai spesies endemik yang terancam di habitat asli, palem botol memiliki nilai penting dalam konservasi ex-situ, koleksi kebun raya, dan edukasi lingkungan (ABB India Limited)
Habitat
Habitat alami palem botol berada di pulau kecil dengan iklim tropis hangat, tanah berpasir, dan drainase sangat baik. Dalam budidaya, tanaman ini tumbuh optimal pada:
Daerah tropis dan subtropis
Sinar matahari penuh hingga setengah naungan
Tanah berpasir atau lempung berdrainase baik
Kondisi tidak tergenang air
Palem botol memiliki toleransi sedang terhadap kekeringan, angin, dan polusi, tetapi sensitif terhadap genangan air berkepanjangan dan suhu dingin ekstrem


