Droensolobaru

TABEBUIA PINK (Tabebuia rosea)

Klasifikasi

Kingdom : Plantae

Subkingdom : Tracheobionta

Superdivisi : Spermatophyta

Divisi : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Subkelas : Asteridae

Ordo : Scrophulariales

Famili : Bignoniaceae

Genus : Tabebuia

Spesies Tabebuia rosea (Bertol.) DC

Populasi dan Status Konservasi
  • Berdasarkan hasil inventarisasi terbaru, terdapat 2 pohon tabebuia bunga pink yang berlokasi di area Open Space 

Tabebuia rosea adalah salah satu spesies tumbuhan berbentuk pohon dari famili Bignoniaceae. Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim tropis basah dengan rentang sebaran mulai dari Meksiko hingga Ekuador. Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal dengan sebutan pink trumpet-tree. Nama ilmiah Tabebuia rosea pertama kali dipublikasikan oleh botanis Antonio Bertoloni pada tahun 1845.

Tabebuia rosea merupakan pohon gugur berukuran sedang hingga besar, dengan tinggi dapat mencapai 20–30 m. Batang tegak, silindris, dengan kulit batang berwarna abu-abu kecokelatan dan relatif halus pada pohon dewasa. Tajuk melebar dan membulat, membentuk kanopi yang rindang. Daunnya bertipe majemuk menjari, umumnya terdiri atas 5 anak daun, berbentuk lonjong hingga elips, tersusun berhadapan pada cabang. Bunga berukuran besar, berbentuk terompet, berwarna merah muda hingga merah jambu pucat, sangat mencolok, dan biasanya muncul saat pohon menggugurkan daun pada musim kering. Buah berupa kapsul memanjang (linear) yang pecah saat masak dan berisi banyak biji pipih bersayap, sehingga mudah tersebar oleh angin (Orwa et al., 2009)

Tabebuia rosea memiliki berbagai manfaat, antara lain:

Secara alami, Tabebuia rosea berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, dengan sebaran asli di negara-negara seperti Meksiko, Kolombia, Kosta Rika, Honduras, dan Venezuela. Spesies ini tumbuh baik pada daerah tropis hingga subtropis dengan:

Tanaman ini menyukai cahaya matahari penuh, cukup toleran terhadap kekeringan musiman, namun cabangnya relatif mudah patah pada angin kencang (Orwa et al., 2009)