Halo, SOBAtku! Sebagai orang tua, melihat senyum ceria si kecil tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Namun, menjaga gigi anak agar tetap sehat dan bebas lubang sering kali menjadi tantangan, apalagi jika si kecil sangat gemar makan makanan manis.
Pernahkah SOBAtku mendengar istilah “Vaksin Gigi”? Tenang, ini bukan disuntik kok! Yuk, kita kenali lebih dalam bagaimana prosedur ini bisa melindungi senyum buah hati Anda.
Apa Itu Aplikasi Fluoride Topikal?
Sering disebut sebagai “Imunisasi” atau “Vaksin Gigi”, prosedur ini sebenarnya adalah pengolesan zat fluoride konsentrasi tinggi secara langsung pada permukaan gigi. Tujuannya adalah memberikan perlindungan ekstra yang tidak bisa didapatkan hanya dari sikat gigi biasa.
Prosedur ini ditujukan bagi anak-anak usia 2–14 tahun, terutama saat gigi susu sudah lengkap atau gigi permanen mulai tumbuh. Untuk memudahkan gambaran, bayangkan gigi anak adalah sebuah benteng; fluoride bekerja seperti lapisan semen tambahan yang menutup retakan halus pada benteng tersebut agar kuman tidak bisa masuk dan merusak pertahanan gigi si kecil.
Mengapa Ini Penting bagi Si Kecil?
Prosedur ini telah terbukti secara ilmiah mampu mencegah karies dan penumpukan plak hingga 43%. Manfaat utamanya meliputi:
- Memperkuat Enamel: Membuat lapisan luar gigi lebih tangguh melawan serangan asam dari makanan.
- Proses Remineralisasi: Membantu mengembalikan kepadatan mineral pada lapisan gigi yang mulai melunak akibat asupan manis, sebelum kerusakan tersebut berkembang menjadi lubang.
- Menghambat Bakteri: Menekan pertumbuhan kuman penyebab busuk gigi.
- Mengurangi Sensitivitas: Menghilangkan rasa ngilu jika si kecil memiliki gigi yang sensitif.
Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
Penting bagi para orang tua untuk memahami bahwa pemberian fluoride ini bersifat pencegahan. Jika gigi anak sudah terlanjur berlubang atau membentuk ceruk, fluoride tidak dapat mengembalikan kondisi gigi seperti semula; kondisi tersebut memerlukan penanganan medis lebih lanjut seperti penambalan, perawatan saraf, atau tindakan lainnya sesuai tingkat keparahan.
Prosedur fluoride topikal ini umumnya dianjurkan untuk dilakukan setiap 3 hingga 6 bulan sekali, namun jadwal pastinya akan disesuaikan oleh dokter gigi berdasarkan kondisi kesehatan mulut serta risiko karies yang unik pada setiap anak.
Layanan Kesehatan Terpadu di RS Dr. OEN SOLO BARU
SOBAtku, Sebagai orang tua, sebaiknya kita menaruh perhatian lebih pada kesehatan gigi anak, mengingat dampaknya sangat besar pada kepercayaan diri saat dewasa nanti. Pastikan untuk selalu rajin konsultasi dengan dokter gigi supaya tahu kapan waktu paling pas bagi buah hati untuk mendapatkan perlindungan ekstra. Kalau dokter menyarankan untuk imunisasi gigi, tenang saja dan jangan khawatir karena saat ini RS Dr. OEN SOLO BARU sudah punya layanannya. Silakan hubungi bagian Humas untuk informasi lebih lanjut.



