Droensolobaru

Kamu Sering Nggak Sadar Bahaya ISPA Disekitar Kita

Halo, SOBAtku! Pernahkah Anda merasa tenggorokan gatal, hidung tersumbat, atau batuk-batuk setelah beraktivitas di luar ruangan saat cuaca sedang tidak menentu? Hati-hati, bisa jadi itu adalah gejala ISPA. Di tengah kondisi kualitas udara yang fluktuatif, menjaga kesehatan sistem pernapasan menjadi prioritas utama bagi kita dan keluarga. Yuk, kita kenali lebih dalam apa itu ISPA dan bagaimana cara melawannya agar napas tetap lega dan tubuh tetap prima!

Apa Itu ISPA?

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah peradangan yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung, tenggorokan, hingga paru-paru. Penyakit ini sangat mudah menular dan sering muncul terutama saat kualitas udara memburuk atau terjadi perubahan cuaca yang ekstrem.

Beberapa kondisi kesehatan yang menjadi tanda-tanda ISPA antara lain:

  • Batuk Pilek Biasa (Common Cold)
  • Radang Tenggorokan & Amandel (Faringitis/Tonsilitis)
  • Sinusitis (Peradangan pada rongga sinus)
  • Pneumonia (Paru-paru basah)
  • COVID-19
Penyebab dan Mekanisme Penularan

ISPA paling sering disebabkan oleh virus, meskipun bisa juga dipicu oleh bakteri. Virus yang sering menjadi penyebab utama diantaranya Rhinovirus (penyebab flu) dan virus influenza. Bakteri dan virus ini sangat mudah berpindah. Misalnya melaui udara atau terhirupnya percikan air liur (dari bersin atau batuk), atau dengan kontak langsung seperti berjabat tangan atau menyentuh benda yang terkontaminasi kuman, lalu memegang wajah (mata, hidung, mulut) sebelum mencuci tangan. Risiko terkena ISPA menjadi semakin tinggi dikarenakan polusi udara yang semakin meningkat. Udara yang terkontaminasi debu dan asap kendaraan dapat mengiritasi saluran pernapasan, sehingga pertahanan tubuh melemah dan kuman lebih mudah masuk memicu infeksi.

Langkah Melindungi Diri dari ISPA

Guna menjaga benteng pertahanan pernapasan Anda, terapkan langkah-langkah preventif berikut:

    • Waspada Terhadap Kualitas Udara, denga cara menghindari keluar rumah jika indeks polusi sedang tinggi. Dan rajin menggunakan masker, Terutama saat berada di luar ruangan atau di area yang berdebu dan berasap. Selain itu sebaiknya juga menjaga Jarak dari orang menunjukkan gejala batuk atau pilek.
    • Memperkuat imun tubuh dengan minum air, minimal 2 liter sehari agar mukosa tenggorokan tetap lembap. Serta memenuhi kebutuhan Antioksidan, seperti memperbanyak konsumsi sayur dan buah untuk memperkuat sistem imun tubuh.
    • Rajin membersihkan diri, contohnya dengan mandi dan ganti pakaian segera setelah sampai di rumah dari bepergian. Serta disiplin untuk mencuci tangan sesuai dengan kondisi dan cara yang benar.
Pertolongan Pertama dan Pemulihan Mandiri

Jika SOBAtku mengalami gejala ringan, langkah-langkah berikut dapat membantu mempercepat penyembuhan:

  • Istirahat Total, untuk memberikan waktu bagi sistem imun supaya bisa fokus melawan infeksi.
  • Minuman Hangat, seperti misalnya air lemon hangat atau madu sangat efektif melegakan tenggorokan dan mengencerkan lendir.
  • Kumur Air Garam, bisa membantu mengurangi peradangan (inflamasi) dan nyeri di area tenggorokan.
  • Sesuaikan Posisi Tidur, upaya yang sederhana yaitu gunakan bantal tambahan agar posisi kepala lebih tinggi untuk memudahkan pernapasan saat hidung tersumbat.
Layanan Kesehatan di RS Dr. OEN SOLO BARU

Penyakit sesak napas atau ISPA bisa menyerang siapa saja, apalagi kalau udara sedang kotor dan penuh polusi. Supaya tubuh tidak mudah sakit, kita harus rajin periksa kesehatan (medical check up) dan pintar-pintar menjaga kondisi tubuh. Kita harus lebih peduli dengan info kesehatan yang ada di sekitar kita agar tahu cara mencegah penyakit. Serta jangan ragu menghubungi dokter apabila merasa diperlukan konsultasi lebih lanjut.