Berita Kesehatan

Cidera Kepala, Penyebab dan Penanganannya

Cidera Kepala adalah gangguan fungsi otak yang tidak normal karena adanya benturan. Penyebabnya yaitu:

1. Kecelakaan lalu lintas

2. pukulan benda tajam atau tumpul pada kepala

3. Jatuh, kepala membentur keras di sekitarnya

4. Cidera karena olahraga, misal : sepak bola (kepala terbentur)

Penggolongan Cidera Kepala :

1. Cidera kepala ringan/gegar otak

    Tanda dan gejalanya : pusing, lupa kejadian

2. Cidera kepala sedang

    Tanda dan gejalanya :

  • Kesadaran menurun
  • Gelisah
  • Pusing hebat
  • Muntah menyembur
  • Mengantuk bukan di waktu kebiasaan tidur
  • bicara tidak jelas

3. Cidera kepala berat

    Tanda dan gejalanya :

  • Tidak sadar
  • Nadi lemah
  • Napas pendek-pendek
  • Tangan dan kaki dingin

Penangan Pra Rumah Sakit

1. Cek Kesadaran

2. Bila muntah, biarkanlah muntah dengan kita memberikan posisi kepala miring agar tidak terjadi sumbatan pada jalan nafas

3. Segera rujuk ke Rumah Sakit terdekat bila :

  • Sukar bangun
  • Sakit kepala bertambah berat
  • Muntah
  • Lemah pada salah satu bagian tubuh

Penanganan di Rumah

1. Tidur tanpa bantal atau diganjal dengan bantal (kurang lebih 30 derajat)

2. Istirahat cukup

3. Makan tinggi kalori dan tinggi protein

4. Minum obat sesuai anjuran dan teratur

5. Cegah cidera dengan:

  • Pasang bantal/guling di samping tempat tidur
  • Beri penerangan yang cukup
  • Buat lingkungan nyaman
  • Jangan ganggu waktu tidur
  • Bila perlu istirahat lama, berikan lotion/minyak pada tubuh

RS Dr. OEN SOLO BARU mempunyai Unit Gawat Darurat yang buka 24 jam dengan tenaga perawat dan dokter serta peralatan medis yang memadai, siap melayani pasien dengan kasus Cidera Kepala. Informasi lebih lanjut hubungi 0271-620220.

 

Cegah dan Atasi Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi telah menjadi penyakit yang umum bagi banyak orang saat ini, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan perkotaan. Pengabaian kondisi ini tidak bisa dianggap ringan. Hipertensi bisa menjadi salah satu faktor penyebab stroke, serangan jantung, gagal ginjal, bahkan kematian. Oleh karena itu, sebisa mungkin penyakit ini harus dicegah.

Faktor Penyebab Tekanan Darah menjadi Tinggi :

1. Keturunan

Faktor ini tidak bisa kita kendalikan. Jika seseorang memiliki orang tua atau saudara yang memiliki tekanan darah tinggi, maka kemungkinan ia menderita tekanan darah tinggi lebih besar.

2. Usia

Faktor ini tidak bisa kita kendalikan. Penelitian menunjukkan bahwa seraya usia seseorang bertambah, maka tekanan darah pun akan meningkat. Kita hanya dapat mengendalikan agar tekanan darah kita jangan melewati batas atas yang normal.

3. Garam

Faktor ini bisa kita kendalikan. Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat pada beberapa orang, khususnya bagi penderita diabetes mellitus, penderita hipertensi ringan, orang dengan usia tua dan mereka yang berkulit hitam.

4. Kolesterol

Faktor ini bisa kita kendalikan. Kandungan lemak yang berlebih dalam darah kita dapat menyebabkan timbunan kolesterol dalam dinding pembuluh darah. Hal ini dapat membuat pembuluh darah menyempit dan akibatnya tekanan darah akan meningkat.

5. Obesitas/Kegemukan

Faktor ini bisa kita kendalikan. Orang yang memiliki berat badan di atas 30% berat badan ideal memiliki kemungkinan lebih besar enderita tekanan darah tinggi.

6. Stres

Faktor ini bisa kita kendalikan. Stres dan kondisi emosi yang tidak stabil juga dapat memicu tekanan darah tinggi.

7. Rokok

Faktor ini bisa kita kendalikan. Merokok juga dapat meningkatkan tekanan darah menjadi tinggi. Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko diabetes, serangan jantung dan stroke. Karena itu, kebiasaan merokok yang terus dilanjutkan ketika kita memiliki tekanan darah tinggi merupakan kombinasi yang sangat berbahaya yang akan memicu penyakit-penyakit yang berkaitan dengan jantung.

8. Kafein

Faktor ini bisa kita kendalikan. Kafein yang terdapat pada kopi, teh maupun minuman cola bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah tinggi.

9. Alkohol

Faktor ini bisa kita kendalikan. Konsumsi alkohol secara berlebihan juga dpat menyebabkan tekanan darah tinggi.

10. Kurang Olah Raga

Faktor ini bisa kita kendalikan. Kurang olah raga dan bergerak bisa menyebabkan tekanan darah dalam tubuh meningkat. Olah raga teratur mampu menurunkan tekanan darah tinggi kita, namun jangan melakukan olahraga yang berat jika kita menderita tekanan darah tinggi.

Cara Mencegah dan Mengatasi Tekanan Darah Tinggi

Ada beberapa saran praktis berikut ini yang dapat kita lakukan:

  • Kurangi konsumsi garam dalam makanan. Jika kita sudah menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya kita menghindari makanan yang mengandung garam.
  • Konsumsi makanan yang mengandung kalium, magnesium, dan kalsium. Kalium, magnesium, dan kalsium mampu mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Jika kita menderita tekanan darah tinggi, sebaiknya hindari konsumsi alkohol secara berlebihan. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diizinkan maksimal 30 ml alkohol per hari, sedangkan wanita 15 ml per hari.
  • Olah raga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Jika kita menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olah raga ringan, seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenang. Lakukan selama 30 sampai 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
  • Makan sayur dan buah yang berserat tinggi seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel, melon, dan jeruk.
  • Jalankan terapi anti-stress agar dapat mengurani stres dan kita mampu mengendalikan emosi kita.
  • Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi.
  • Kendalikan kadar kolesterol.
  • Kendalikan kadar gula darah.
  • Hindari obat yang bisa meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika kita menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk meminta obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.

Unit Gawat Darurat (UGD) RS Dr. OEN SOLO BARU siap melayani 24 jam apabila terjadi komplikasi tekanan darah tinggi dengan kondisi darurat. Informasi lebih lanjut hubungi (0271) 620 220.

 

Bila Bayi Anda Kuning

Apa itu Penyakit Kuning/Ikterus?

Ikterus adalah warna kuning yang terlihat pada kulit dan selaput lendir. Hal ini sering ditemukan pada bayi di 3 minggu awal usia kehidupan. Pada bayi, Ikterus pada masa neonatal dapat menjadi indikasi adanya gejala suatu penyakit atau dapat pula merupakan suatu stadium pematangan fungsional.

Bagaimana Bisa Timbul Ikterus?

Pada keadaan normal pada bayi terjadi hal sebagai berikut:

1. Pemecahan sel darah merah

2. Sel darah merah yang pecah diubah menjadi bilirubin.

3. Fungsi hati yang matang menyebabkan bilirubin yang dikeluarkan lewat feces maupun air kencing.

4. Ikterus pada keadaan normal, kadar bilirubin <10mg/dl

Apa Penyebab Ikterus pada Bayi?

Penyebab yang sering terjadi adalah:

1. Fungsi hati belum matang. Biasanya mereka akan membaik setelah 2 minggu.

2. Ketidakcocokan golongan darah AB O menyebabkan sel darah merah pecah.

3. Kekurangan Enzim G6PD menyebabkan sel darah merah mudah pecah.

4. Pendarahan tertutup.

5. Infeksi.

Apa yang Perlu Dilakukan Bila Bayi Mengalami Ikterus?

1. Segera bawa ke dokter. Dokter akan menjelaskan Ikterus-nya ringan atau berat.

2. Jika Ikterus-nya ringan, bayi boleh dipantau di rumah dengan hati-hati:

  • Pagi hari jemur bayi di tempat yang terkena sinar matahari tidak langsung.

3. Perhatikan Ikterus yang terjadi tiap hari.

4. Bila Ikterus bertambah, segera rawat di Rumah Sakit, untuk dapat dilakukan:

  • Fototerapi (Sinar)
  • Transfusi Tukar

Bila Bayi Anda Mengalami Kekuarangan Enzim G6PD:

  • Setiap berobat, jelaskan ke dokter bahwa anak Anda mengalami kekurangan G6PD.
  • Hindari pemakaian kapur barus.
  • Hindari pemakaian obat-obat dan jamu tanpa pengawasan dokter.
  • Hindari makan kacang polong (Fava Beans).
  • Tetap berikan ASI.
  • Daftar obat yang harus dihindari harus selalu dibawa.

Informasi lebih lanjut hubungi Klinik Ibu dan Anak RS Dr. OEN SOLO BARU : (0271) 620220.

 

 

DIARE adalah buang air besar dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya dan berbentuk cair atau setengah padat, dapat pula disertai frekuensi yang meningkat. Diare dapat bersifat berat atau ringan. Diare  dapat dimulai dengan lambat atau tiba-tiba buang air besar cair 5x.

Penyebab Umum Diare

1. Infeksi

Melalui tangan yang kotor, kuman memasuki tubuh ketika kita menelan makanan, air dan minuman yang kotor.

  • Cucilah tangan dengan sabun sampai bersih sebelum makan atau memegang makanan.
  • Bersihkan juga kotoran yang melekat di kuku.
  • Selalu mencuci buah dan sayuran.
  • Rebuslah air minum selalu.

2. Lingkungan hidup yang kotor

  • Kita harus menggunakan jamban dan tidak membuang kotoran di sembarang tempat.
  • Binatang piaraan harus selalu di kandang dan dijaga kebersihannya.
  • Jagalah parit dan saluran air agar tetap bersih.
  • Sampah hendaknya dibakar/dikubur.

3. Kuman berkembang biak dengan cepat dan menghasilkan racun pada makanan yang tersisa

  • Tutuplah makanan selalu agar makanan tidak dikotori lalat, kecoa dan tikus.
  • Panasi makanan yang tersisa sebelum makan, tindakan ini akan membunuh kuman racun yang dihasilkannya.

4. Kurang Gizi

5. Beberapa infeksi yang disebabkan oleh virus (paling sering pada anak)

6. Air dan makanan yang kena infeksi dapat mengandung hewan yang berbahaya seperti amoeba dan kuman kolera yang hany dapat dilihat dengan mikroskop, hewan-hewan ini yang menyebabkan diare

7. Alergi makanan tertentu seperti susu, makanan laut, buah yang belum matang atau terlalu matang

8. Alergi obat tertentu

9. Obat pencuci perut (urus-urus)

Tanda Bahaya Dalam Dehidrasi

  • Haus
  • Hilangnya selera makan
  • Turunnya berat badan
  • Kulit, bibir dan lidah kering
  • Mata besar, cekung
  • Air kencing berwarna kuning gelap
  • Air kencing sedikit
  • Tubuh lemah, suara lemah
  • Sulit bernafas, gelisah
  • Ngantuk, tidak sadarkan diri, kejang, koma, meninggal

Perawatan Diare

1. Cegah kekurangan air (dehidrasi) dengan memberikan minuman air gula garam;

2. Berikan makan yang bergizi dan mudah dicerna. Hindari makan yang digoreng. Berikan makanan seperti: teh, air beras, kaldu daging ayam/sapi, telur rebus, roti panggang, biskuit asin, kentang rebus, buncis (dimasak sampai lunak), daging yang dimasak dengan baik tanpa lemak, pisang yang dimasak, tahu, ASI, nasi. Hindari makanan seperti: susu sapi, makanan berlemak/berminyak, buah pepaya, mangga, alpukat, sayur kobis, makanan pedas dan banyak bumbu, cokelat, minuman beralkohol;

3. Lanjutkan pemberian ASI;

4. Bagi anak yang minum susu sapi/susu bubuk lainnya, buatkanlah minuman yang lebih encer dari biasa atau hentikan sementara;

5. Antibiotik diperlukan untuk diare dengan kasus lendir dan darah;

6. Pergilah ke Puskesmas/Rumah Sakit, bila: diare dengan darah dan lendir, mengalami demam tinggi, muntah jika makan/minum, kejang, diare lebih dari 4 hari.

Unit Gawat Darurat (UGD) RS Dr. OEN SOLO BARU siap melayani 24 jam. Informasi lebih lanjut hubungi: 0271-620220

 

Berita Terkini

  • 1
  • 2
  • 3
Prev Next

Pengenalan HIV/AIDS

10-12-2019

Pengenalan HIV/AIDS Kebanyakan orang tahu ba...

HASIL CAPAIAN MUTU TRIWULAN III TAHUN 20…

15-11-2019

HASIL CAPAIAN MUTU TRIWULAN III TAHUN 2019

HASIL CAPAIAN MUTU TRIWULAN III TAHUN 2019 K...

EDUKASI TENTANG PERSIAPAN PASIEN SEBELUM…

19-10-2019

EDUKASI TENTANG PERSIAPAN PASIEN SEBELUM OPERASI DAN  PENGAWASAN SESUDAH OPERASI

  RS Dr. OEN SOLO BARU mengadakan edukasi ...

EDUKASI PIJAT BAYI DAN MPASI

10-10-2019

EDUKASI PIJAT BAYI DAN MPASI

  Praktek pijat bayi telah berlangsung lama ...

FESTIVAL MAINAN TRADISIONAL ANAK

08-10-2019

FESTIVAL MAINAN TRADISIONAL ANAK

  Kemajuan teknologi  telah menggeser kebe...

SEMINAR AWAM PENATALAKSANAAN PASIEN HD

30-01-2019

SEMINAR AWAM PENATALAKSANAAN PASIEN HD

  RS Dr. OEN SOLO BARU mengadakan Seminar ...

Generasi Baru Terapi Cuci Darah

17-12-2018

Generasi Baru Terapi Cuci Darah

GENERASI BARU TERAPI CUCI DARAH DENGAN LAYANA...

Guests Online

Kami memiliki 36 tamu dan tidak ada anggota online