Droensolobaru

Mengenal Adenoiditis: Ketika “Penyaring” Kuman di Hidung Mengalami Peradangan

Halo, SOBAtku! Pernahkah Anda memperhatikan si kecil sering bernapas lewat mulut, suaranya terdengar sengau, atau tidurnya mulai mendengkur keras? Jangan langsung dianggap sepele ya, karena bisa jadi itu adalah tanda Adenoiditis. Kondisi ini cukup umum terjadi pada anak-anak dan sering kali membuat mereka merasa tidak nyaman saat beraktivitas maupun beristirahat. Yuk, kita kenali lebih dalam apa itu Adenoiditis dan bagaimana cara menghadapinya!

Apa Itu Adenoiditis?

Adenoiditis adalah peradangan pada adenoid, yaitu kumpulan jaringan limfatik yang terletak di bagian belakang hidung (nasofaring). Adenoid sendiri berfungsi sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas menyaring kuman (virus atau bakteri) yang masuk melalui udara saat kita bernapas. Kondisi ini jauh lebih sering terjadi pada anak-anak karena pada masa pertumbuhan, adenoid mereka berukuran lebih besar dan sangat aktif bekerja. Saat terjadi infeksi saluran pernapasan atas, jaringan ini bisa membengkak dan meradang sebagai bentuk reaksi pertahanan tubuh.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Pembengkakan adenoid dapat menyumbat saluran pernapasan, sehingga penderita biasanya menunjukkan gejala-gejala berikut:

  • Gangguan Pernapasan: Kesulitan bernapas melalui hidung sehingga si kecil lebih sering bernapas melalui mulut.
  • Kualitas Tidur Menurun: Sering mendengkur saat tidur atau mengalami henti napas sesaat (sleep apnea).
  • Perubahan Suara: Suara terdengar sengau saat berbicara.
  • Masalah Tenggorokan & Telinga: Tenggorokan terasa kering akibat terus-menerus bernapas lewat mulut, pilek yang tak kunjung sembuh, hingga rasa nyeri atau tidak nyaman pada telinga.
  • Tanda Fisik: Terkadang disertai pembesaran kelenjar getah bening di area leher.
Bagaimana Dokter Menegakkan Diagnosis?

Jika SOBAtku mencurigai adanya gejala di atas, sangat disarankan untuk menemui Dokter Spesialis THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan). Dokter biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti:

  • Pemeriksaan Fisik: Melihat lokasi infeksi secara langsung menggunakan alat khusus dan menanyakan riwayat kesehatan secara mendalam.
  • Tes Laboratorium: Mengambil sampel cairan tenggorokan atau melakukan tes alergi jika diperlukan.
  • Pemeriksaan Radiologi: Penggunaan Rontgen atau CT-scan untuk melihat tingkat pembengkakan dan memastikan sumber infeksi secara mendetail.
Langkah Pencegahan Melalui Pola Hidup Sehat

Memperkuat sistem imun adalah pertahanan terbaik untuk mencegah Adenoiditis. Pastikan si kecil mendapatkan nutrisi dan hidrasi yang cukup, rutin berolahraga, serta waktu istirahat yang berkualitas untuk membantu regenerasi sel tubuh