Droensolobaru

Peduli Kesehatan Inklusif : RS Dr. OEN SOLO BARU dan Dinkes Sukoharjo Gelar Pemeriksaan ABK

Sukoharjo, 20 Agustus 2026 – Setiap anak terlahir dengan cerita, kebutuhan, dan perjalanan tumbuh kembang yang unik. Dalam upaya memastikan setiap anak mendapatkan perhatian medis yang setara, RS Dr. OEN SOLO BARU berkolaborasi dalam program Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo dengan menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Sanggar Tunas Bangsa, Kabupaten Sukoharjo ini menjadi wujud aksi nyata dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan yang inklusif, terintegrasi, serta berkesinambungan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di wilayah Sukoharjo.

Layanan Rehabilitasi Medis Multidisiplin yang Lengkap

Dalam kegiatan ini, RS Dr. OEN SOLO BARU menghadirkan tim medis profesional yang dipimpin oleh dr. Abdullah Al Hazmy, M.Or, M.Ked.Klin, Sp.KFR, Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi.

Pemeriksaan kesehatan dirancang secara holistik untuk memberikan penanganan medis yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing anak. Layanan yang dihadirkan meliputi:

  • Konsultasi Dokter Spesialis: Evaluasi kondisi fisik serta fungsi gerak anak oleh dokter spesialis KFR untuk memetakan kebutuhan intervensi medis lanjutan.
  • Fisioterapi & Terapi Wicara: Pendampingan dan evaluasi kemampuan motorik kasar serta melatih koordinasi organ bicara untuk mendukung kemampuan komunikasi anak.
  • Terapi Okupasi (Occupational Therapy): Latihan spesifik untuk merangsang kemampuan motorik halus, kemandirian aktivitas harian, serta respons sensorik anak.
Sinergi Berkelanjutan untuk Layanan Kesehatan Masyarakat

Kehadiran RS Dr. OEN SOLO BARU di Sanggar Tunas Bangsa merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Rumah Sakit untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat jangkauan pelayanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui langkah kolaboratif ini, pihak RS berharap kesadaran masyarakat dan akses terhadap fasilitas rehabilitasi medis bagi ABK dapat semakin terbuka luas. Ketika kepedulian hadir lebih dekat di tengah masyarakat, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.