Droensolobaru

Sinergi di Hari Paskah: RS Gelar Edukasi & Cek Serviks Gratis Bagi Jemaat Gereja

Solo, 5 April 2026 – Semangat Paskah tahun ini terasa begitu bermakna bagi jemaat GBI Keluarga Allah Solo. Tidak hanya merayakan hari besar keagamaan, para jemaat perempuan juga mendapatkan kesempatan istimewa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan melalui kegiatan Bakti Sosial Kesehatan yang digelar pada Minggu pagi. Kegiatan ini merupakan buah dari hubungan baik yang telah terjalin antara RS Dr. OEN SOLO BARU dengan GBI Keluarga Allah Solo, serta melibatkan peran aktif dari Klinik Pratama El Shaddai. Bertepatan dengan momen Paskah, aksi nyata ini menjadi kado indah bagi kesehatan perempuan di lingkungan gereja.

Deteksi Dini Adalah Langkah Nyata Melindungi Perempuan

Fokus utama baksos kali ini adalah edukasi kesehatan dan pemeriksaan serviks gratis (IVA Test). Menghadirkan dr. Rudy Hartawan, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari RS Dr. OEN SOLO BARU, para jemaat diajak untuk lebih mengenal tubuh mereka sendiri dan memahami betapa krusialnya deteksi dini. Pemeriksaan IVA yang dilakukan secara langsung oleh dr. Rudy bertujuan untuk memberikan perlindungan lebih awal bagi kaum perempuan. Dengan deteksi dini, risiko kanker serviks dapat dimitigasi jauh sebelum menjadi kondisi yang berat. Hal ini sejalan dengan target ambisius pemerintah Indonesia yang mencanangkan percepatan eliminasi kanker serviks pada tahun 2026.

Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup. Puluhan jemaat perempuan terlihat antusias mengantre dan mengikuti sesi edukasi segera setelah ibadah Paskah selesai dilaksanakan. Banyak peserta yang merasa terbantu karena layanan ini diberikan secara cuma-cuma dan ditangani langsung oleh dokter spesialis yang berpengalaman. Kehadiran Klinik Pratama El Shaddai sebagai klinik naungan GBI Keluarga Allah juga memperkuat koordinasi di lapangan, memastikan setiap peserta mendapatkan pelayanan yang nyaman dan teratur.

Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Sehat

Melalui kegiatan ini, RS Dr. OEN SOLO BARU kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya hadir sebagai tempat pengobatan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit. “Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap kesehatan perempuan. Kami ingin setiap perempuan memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga diri sendiri, sehingga di masa depan akan lebih banyak nyawa yang terlindungi dari ancaman kanker serviks,” ungkap tim penyelenggara. Semoga melalui kolaborasi yang hangat ini, kesadaran akan kesehatan reproduksi semakin meningkat, dan perayaan Paskah kali ini meninggalkan jejak kesehatan yang berharga bagi seluruh jemaat.